Selasa, 13 Mei 2014

MATERI PEMBELAJARAN BAHASA ARAB DI MTs

MATERI PEMBELAJARAN BAHASA ARAB
DI MTs

A.    PENDAHULUAN
Bahasa merupakan alat komunikasi dan pendukung dalam pergaulan manusia sehari-hari, baik antara individu dengan individu, individu dengan masyarakat, maupun dengan bangsa tertentu. Bahasa yang kita kenal ada dua, yaitu bahasa ibu atau bahasa pertama  dan bahasa kedua. Bahasa pertama adalah bahasa yang bisa kita miliki tanpa kita pelajari dalam lingkungan formal, sedangkan bahasa kedua adalah bahasa yang kita dapatkan melalui pendidikan formal.
Di Indonesia, ada tiga jenis bahasa yang dipelajari di sekolah-sekolah, yaitu bahasa daerah, bahasa Indonesia sendiri, dan juga bahasa asing. Bahasa asing yang dianggap penting adalah bahasa Inggris karena merupakan bahasa internasional yang terpenting. Adapun bahasa Arab mulai gencar diajarkan di sekolah-sekolah untuk memenuhi kebutuhan zaman globalisasi. Perkembangan teknologi dan informasi sangat memberikan andil dalam pembelajarannya. Bahasa Arab mempunyai kedudukan yang cukup penting untuk dipelajari di negara ini, mengingat mayoritas agama adalah islam dimana bahasa Arab menjadi bahasa yang sangat diperlukan untuk mendapat banyak informasi yang berbahasa Arab. Seperti yang kita ketahui, bahwasannya bahasa Arab tidak hanya merupakan bahasa peradaban, melainkan juga sebagai bahasa persatuan umat Islam di dunia. Banyak buku-buku keilmuan berbahasa Arab yang telah diterjemahkan kedalam berbagai bahasa lain, untuk dipelajari.
Seperti halnya mata pelajaran yang lain, pelajaran bahasa Arab juga memerlukan materi yang disusun sesuai kurikulum dan dipersiapkan untuk pencapaian keterampilan dasar awal berbahasa Arab siswa, dengan didukung unsur-unsur/aspek-aspek kebahasaan seperti: mendengarkan, berbicara, membaca dan menulis. Oleh karena itu, sudah selayaknya materi pembelajaran bahasa Arab dibuat dengan ideal agar proses pembelajaran dapat berjalan dengan baik dan mencapai tujuan dengan hasil yang semaksimal mungkin.
B.    PERMASALAHAN
Dari uraian di atas, kami akan memaparkan beberapa hal tentang materi pembelajaran bahasa Arab di MTs, yaitu:
1.    Apa pengertian materi pembelajaran dan apa saja peranannya?
2.    Unsur materi pembelajaran bahasa Arab di MTs?
C.    PEMBAHASAN
1.    Pengertian Materi Pembelajaran
Bahan ajar atau materi pembelajaran (instructional materials) adalah pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang harus dipelajari siswa dalam rangka mencapai standar kompetensi yang telah ditetapkan. Materi yang dipilih untuk kegiatan pembelajaran hendaknya materi yang benar-benar dapat menunjang tercapainya standar kompetensi dan kompetensi dasar yang ada.
Jenis-jenis materi pembelajaran secara terperinci dapat disebutkan sebagai berikut:
a)    Materi fakta; adalah materi yang berhubungan dengan peristiwa nyata, atau kebenaran dan fakta. Biasanya meliputi nama-nama suatu komponen benda, nama tempat, peristiwa sejarah, dan sebagainya.
b)    Materi konsep; adalah materi yang berhubungan dengan pengertian-pengertian baru sebagai hasil pemikiran. Biasanya meliputi definisi, ciri khusus, inti, hakikat, pengertian, dan sebagainya.
c)    Materi prinsip; adalah materi yang berhubungan dengan hal-hal yang pokok, terpenting, dan utama. Biasanya meliputi dalil, rumus, paradigma, dan sebagainya.
d)    Materi prosedur; adalah materi yang berhubungan dengan langkah-langkah sistematis dalam mengerjakan suatu aktifitas atau prosedur dalam sistem tertentu.
e)    Materi sikap atau nilai; adalah hasil belajar aspek afektif, misalnya nilai kejujuran, nilai kebersamaan, toleransi, dan sebagainya.
Materi pembelajaran disusun sesuai dengan kebutuhan siswa, oleh karena itu ada beberapa prinsip yang perlu diperhatikan dalam mengembangkan materi pembelajaran sebagai berikut:
a)    Prinsip relevansi; materi pembelajaran hendaknya relevan dengan pencapaian    standar kompetensi dan kompetensi dasar.
b)    Prinsip konsistensi; materi pembelajaran yang akan diajarkan hendaknya    mencakup semua kompetensi dasar yang harus dikuasai siswa.
c)    Prinsip kecukupan; materi yang akan diajarkan hendaknya cukup memenuhi    untuk membantu siswa menguasai kompetensi dasar. Dengan kata lain, materi    tidak boleh terlalu sedikit juga tidak boleh terlalu banyak.
d)    Prinsip validitas dan signifikan; materi yang disajikan harus merupakan informasi    terbaru.    
Kriteria untuk memilih materi yang bermanfaat menurut Breen dan Candlin, yaitu:
1.    Tujuan (instruksional, kurikuler, dst.)
2.    Tugas yang dikerjakan siswa
3.     Minat siswa
4.    Pengembangan kegiatan komunikasi
5.    Cara belajar dan konsep siswa tentang bahasa
6.    Keleluasaan menentukan pilihan
7.    Apa yang telah dan akan dipelajari
8.    Cara penyajian
9.    Sumber-sumber belajar lain di dalam kelas
10.    Situasi belajar-mengajar di dalam kelas
11.    Evaluasi terhadap prosedur dan isi pelajaran
Selain itu, urutan materi yang disajikan harus sesuai kebutuhan siswa, dari yang termudah terlebih dahulu.


Peran materi pembelajaran
Materi pembelajaran dipersiapkan setelah guru mengadakan suatu analisis
kebutuhan peserta didik. Keanekaragaman kebutuhan peserta didik ini ditampung guru dan dipertimbangkan dalam mempersiapkan materi pembelajaran. Implikasi dari keadaan ini adalah aktivitas peserta didik dalam kelas berorientasi pada peserta didik. Kedudukan materi pembelajaran ditekankan pada sesuatu yang menunjang komunikasi peserta didik secara aktif. Materi berfungsi sebagai sarana yang sangat penting dalam rangka mencapai tujuan pembelajaran.
Tujuan umum pembelajaran bahasa asing termasuk bahasa Arab adalah untuk mrncapai kemampuan berkomunikasi, terutama agar siswa mamou menyampaikan isi hati atau pikirannya kepada orang lain.  Tujuan pembelajaran bahasa Arab di MTs adalah untuk membimbing dan mengarahkan siswa dalam proses menguasai keterampilan berbahasa dengan diimbangi mempelajari unsur-unsur bahasa. Oleh karena itu, materi pembelajaran bahasa Arab disusun sebagai pendukung usaha meningkatkan kemahiran berbahasa Arab dalam tindak komunikasi yang nyata.

2.    Unsur Materi Pembelajaran Bahasa Arab di MTs
Materi pembelajaran bahasa Arab terdiri atas komponen bahasa dan keterampilan bahasa. Komponen atau unsur bahasa terdiri atas bunyi, kosakata dan struktur bahasa. Sedangkan keterampilan berbahasa terdiri atas membaca, menulis, berbicara, dan menyimak. Berikut adalah tabel materi pembelajaran bahasa Arab di MTs mulai kelas VII (tujuh) semester 1 (satu) sampai dengan kelas IX (sembilan) semester 2 (dua):
Kelas VII   
No    Kompetensi Dasar    Indikator    Materi Pokok
01    Mendengarkan
Memahami makna dalam teks hiwar dan teks lisan sederhana    •    Merespon makna dalam hiwar yang menggunakan bahasa lisan sederhana
•    Merespon makna dalam hiwar menggunakan kalimat sederhana yang meliputi struktur kalimat
    Contoh tema:
•    التعارف
•    ادوات مدرسية
•    تقديم الاسرة
•    في الفصل
•    في الإدارة
•    في المكتبة
•    في البيت
•    في الحديقة
•    الطلب
•    العنوان
Struktur kalimat dasar yang diajarkan meliputi:
•    علم
•    ضمير مفرد
•    اسم إشارة مفرد
•    ضمير متصل مفرد
•    ال + اسم
•    حرف الجر
•    ظرف
•    خبر مقدم + مبتدأ مؤخر
•    فعل الأمر
•    الأرقام
02    Berbicara
 Melakukan percakapan pendek, sederhana dengan lancar.    •    Mengucapkan mufradlat baru dengan lafal yang baik dan benar.
•    Mengucapkan materi hiwar dengan lafal dan intonasi yang baik dan benar.
•    Mendemonstrasikan materi hiwar secara berpasangan
•    Menggunakan mufradlat dalam kalimat-kalimat yang disediakan dengan tepat.
•    Melakukan tanya jawab dengan mufradlat dan struktur kalimat yang diajarkan.   
03    Membaca
Mampu membaca serta memahami isi teks bacaan.    •    Melafalkan bahan qira'ah dengan intonasi yang baik dan benar.
•    Menjawab pertanyaan/ latihan tentang kandungan bahan qira'ah dengan baik dan benar.   
04    Menulis
menulis kata-kata dan kalimat yang berkaitan dengan tema yang dipelajari.    •    Menulis beberapa Huruf Arab yang diprogramkan dalam kata-kata dan kalimat Arab.   

Kelas VIII
No    Kompetensi Dasar    Indikator    Materi Pokok
01    Mendengarkan
Memahami makna dalam teks hiwar dan teks lisan sederhana    •    Merespon makna dalam hiwar yang menggunakan bahasa lisan sederhana
•    Merespon makna dalam hiwar menggunakan kalimat sederhana yang meliputi struktur kalimat
    Contoh tema:
•    الساعة
•    تعليم اللغة العربية
•    من الأعمال اليومية
•    الذهاب الى المدرسة
•    كيف نتوضأ
•    كيف نصلى
•    نتعلم الحساب
•    مكتبة المدرسة
•    كرة القدم
•    المهنة
Struktur kalimat dasar yang diajarkan meliputi:
•    الساعة
•    فعل مضارع
•    جملة فعلية
•    فاعل
•    مفعول به
02    Berbicara
Melakukan percakapan pendek, sederhana dengan lancar.    •    Mengucapkan mufradlat baru dengan lafal yang baik dan benar.
•    Mengucapkan materi hiwar dengan lafal dan intonasi yang baik dan benar
•    Mendemonstrasikan materi hiwar secara berpasangan
•    Menggunakan mufradlat dalam kalimat-kalimat yang disediakan dengan tepat.
•    Melakukan tanya jawab dengan mufradlat dan struktur kalimat yang diajarkan.
    
03    Membaca
Mampu membaca serta memahami isi teks bacaan.    •    Melafalkan bahan qira'ah dengan intonasi yang baik dan benar.
•    Menjawab pertanyaan/ latihan tentang kandungan bahan qira'ah dengan baik dan benar.   
04    Menulis
menulis kata-kata dan kalimat yang berkaitan dengan tema yang dipelajari.    •    Menulis beberapa Huruf Arab yang diprogramkan dalam kata-kata dan kalimat Arab.   

Kelas IX
No    Kompetensi Dasar    Indikator    Materi Pokok
01    Mendengarkan
Memahami makna dalam teks hiwar dan teks lisan sederhana    •    Merespon makna dalam hiwar yang menggunakan bahasa lisan sederhana
•    Merespon makna dalam hiwar menggunakan kalimat sederhana yang meliputi struktur kalimat
    Contoh tema:
•    الحفل بذكرى ميلاد الرسول ص .م
•    صوم الرمضان
•    عيد الفطر
•    برنامج الحفل
•    الشهور القمرية
•    خالق العالم
•    الزكاة
•    الحج
•    مدرستنا
Struktur kalimat dasar yang diajarkan meliputi:
•    جمع مذكر سالم + فعل مضارع
•    جملة اسمية
•    تصريف الفعل المضارع
•    حرف جزم
•    فعل ماض
•    تصريف الفعل الماض
•    ثلاثى مزيد بحرف
•    اسم الموصول
•    اسم التفضيل
02    Berbicara
Melakukan percakapan pendek, sederhana dengan lancar.    •    Mengucapkan mufradlat baru dengan lafal yang baik dan benar.
•    Mengucapkan materi hiwar dengan lafal dan intonasi yang baik dan benar
•    Mendemonstrasikan materi hiwar secara berpasangan
•    Menggunakan mufradlat dalam kalimat-kalimat yang disediakan dengan tepat.
•    Melakukan tanya jawab dengan mufradlat dan struktur kalimat yang diajarkan.
    
03    Membaca
Mampu membaca serta memahami isi teks bacaan.    •    Melafalkan bahan qira'ah dengan intonasi yang baik dan benar.
•    Menjawab pertanyaan/ latihan tentang kandungan bahan qira'ah dengan baik dan benar.   
04    Menulis
menulis kata-kata dan kalimat yang berkaitan dengan tema yang dipelajari.    •    Menulis beberapa Huruf Arab yang diprogramkan dalam kata-kata dan kalimat Arab.   

    Orientasi materi bahasa Arab MTs
Bahasa Arab bagi madrasah tsanawiyah merupakan suatu mata pelajaran yang diarahkan untuk mendorong, membimbing, mengembangkan dan membina kemampuan bahasa fushah, baik produktif maupun reseptif, serta menumbuhkan sikap positif terhadap bahasa tersebut. Produktif  yaitu kemampuan mengunakan bahasa itu sebagai alat komunikasi baik secara lisan maupun tertulis. Reseptif : Kemampuan untuk memahami pembicaraan orang lain dan kemampuan memahami bacaan.       
    Ketrampilan yang dilibatkan
a.    Istima’
b.    Kalam
c.    Qira’ah
d.    Kitabah
    Tata letak
Materi yang disadur dari sumber yang telah diterbitkan harus dirancang ulang sesuai kebutuhan. Materi yang diambil dari buku ajar tertentu biasanya dibuat untuk kalangan siswa dalam situasi tertentu.
    Input bahasa
Tiap lembar materi pada dasarnya mengandung input bahasa. Kadang-kadang input bahasa itu disampaikan secara tersurat atau tersirat dalam jumlah yang bervariasi. Dalam lembaran yang hanya terdiri dari gambar atau ilustrasi pun terkandung input bahasa yang tak terhingga.
    Kesesuaian
Jika guru memberikan materi yang sarat dengan latihan tata bahasa ini dapat menjadi indikasi bahwa guru tersebut mengikuti aliran pengajaran bahasa secara tradisional. Sementara itu, guru yang menyajikan materi yang mendorong siswa untuk melakukan kerja kelompok atau berpasangan mungkin menganut konsep bahwa bahasa adalah komunikasi.
D.    KESIMPULAN
Peranan materi pembelajaran sangat penting dalam proses belajar mengajar, karena itu materi yang disajikan tidak boleh sembarangan dibuat. Materi tersebut harus melalui seleksi yang mengikuti prinsip-prinsip yang ada agar materi tersebut menjadi materi yang ideal dan baik.
Materi pembelajar bahasa Arab di Mts adalah seperti yang telah tercantum di atas, dengan urutan dan unsur-unsur tersebut.
E.    PENUTUP
Demikianlah rangkaian penjelasan yang telah kami paparkan dalam makalah ini, meskipun sedikit tapi semoga bermanfaat bagi pembaca maupun penulis sendiri. Pepatah mengatakan “tiada gading yang tak retak” begitu pula dengan tulisan kami ini yang masih terdapat kekurangan didalamnya. Oleh karena itu, kritik dan saran yang membangun sangat kami harapkan guna perbaikan untuk kami. 
DAFTAR PUSTAKA

Mufid, Fathul, 2010. Materi dan Pembelajaran BAHASA ARAB di MTs/MA. Kudus: Nora media enterprise
Nasution, 1993. Pengembangan kurikulum. Bandung: PT. Citra aditya bakti.
Nuha, Ulin, 2009. Pengajaran bahasa asing dengan pendekatan interaktif. Yogyakarta: Idea press Yogyakarta
http://www.ialf.edu/bipa/april2001/rancanganmateri.html
http://www.slideshare.net/gugungumilar/panduan-pengembangan-materi-pembelajaran-presentasi

Selasa, 22 April 2014

Amalan Untuk Ketentraman Dalam Rumah Tangga

KISAH KEAJAIBAN ZIKIR HASBUNALLAH WA NI'MAL WAKIL

Mereka juga ialah yang diberitahu oleh orang-orang (pembawa berita) kepada mereka: "Bahwa kaum (kafir musyrik) telah mengumpulkan tentera untuk memerangi kamu, oleh itu hendaklah kamu gerun kepadanya". Maka berita itu makin menambahkan iman mereka lalu berkata: "Cukuplah Allah untuk (menolong) kami, dan Ia sebaik-baik pengurus (yang terserah kepadaNya segala urusan kami)". ( A-li'Imraan 3:173 )

Kisah-kisah keutamaan Zikir Hasbunallah wani'mal wakil :

1. Diriwayatkan bahawa ketika Nabi Ibrahim diletakkan di atas tunku api, Jibril bertanya kepada baginda –Apakah engkau memerlukan sesuatu pertolongan dariku?’Nabi Ibrahim lantas menjawab – “Aku tidak memerlukan apa-apa pertolongan darimu. Aku hanya memerlukan pertolongan dari Allah”.

“Hasbunallah wa ni’mal wakil” itulah kalimat yang dikatakan oleh Nabi Ibrahim AS ketika akan dilempar ke kobaran api. Nabi Ibrahim mempercayakan seluruh jiwa dan raganya sepenuhnya kepada Allah, maka Allah berfirman “Hai api menjadi dinginlah, dan menjadi keselamatanlah bagi Ibrahim”. Allah menjadikan api yang panas itu dingin seketika. Dan Ibrahim pun tidak terbakar. Demikian halnya dengan Rasulullah dan para sahabat ketika menghadapi ancaman dari pasukan kafir, mereka juga mengucapkan “Hasbunallah wa ni’mal wakil” Cukuplah Allah menjadi penolong kami dan Allah adalah sebaik-baik pelindung.

2. Nabi Muhammad s.a.w. juga diriwayatkan menyebut kalimah Hasbunallah wa ni’mal wakil ketika di dalam perang Badar, sehingga Allah memberikan kememangan kepada baginda.

3. Pernah ada suatu cerita tentang seorang pedagang yang hendak meminjam wang untuk modal usaha kepada seorang mukmin. Sang mukmin bertanya kepada sang pedagang “apa jaminan darimu, agar dapat membayar pinjamanmu?” sang pedagang menjawab “Allah SWT”, maka sang mukmin berkata” jika itu yang jadi jaminanmu, maka aku percaya”. Lalu bersepakatlah jadual pelunasan hutang.

Si pedagang pun menggunakan uang itu untuk berdagang. Ketika menjelang tempoh pembayaran hutang, si pedagang dengan membawa hasil keuntungan dagangannya pergi untuk melunasi hutangnya kepada sang mukmin. Akan tetapi setiba di seberang lautan tak ada satupun perahu yang dapat membawa dia ke tempat tujuan. Dia khawatir akan lewat jatuh tempoh kesepakatan yang telah dibuat dengan si mukmin. Lalu dia mengambil sebuah kayu dan melubangi kayu itu, lalu ia masukkan uang dan sebuah surat kedalam ke kayu. Sang pedagang kemudian menaruh kayu itu ke laut, dan berdoa kepada Allah semoga uang dapat sampai ke tangan si mukmin.

Keesokan harinya, akhirnya sang pedagang dapat menyebrang dengan membawa uang penganti yang lain, kemudian datang menyerahkan kepada si mukmin. Sang mukmin menjawab dengan tersenyum “uang pinjamanmu sudah ku terima kemarin”"ketika aku sedang menunggumu. Aku menemukan sebuah kayu lalu kubawa pulang untuk kujadikan kayu bakar, pada saat aku membelahnya ada uang beserta surat darimu”sang pedagangpun tersenyum dan bersyukur kepada Allah.

4. Berkaitan dengan doa kepasarahan di atas, pada tahun 2007, seorang TKW (Tenaga Kerja Wanita) Indonesia di Hong Kong didakwa membunuh bayi majikan. Pekerja asal Malang itu mengaku saat itu sangat lelah setelah kerja beberapa hari tanpa istirahat yang cukup.

Tiba-tiba saja bayi dalam gendongannya jatuh dan mati dalam perjalanan ke rumah sakit. Ia ditangkap polisi dan dimasukkan dalam tahanan dengan dakwaan pembunuhan sambil menunggu proses pengadilan.

Dalam pengadilan yang berlangsung beberapa kali dengan didampingi pembela dari KJRI (Konsulat Jenderal Republik Indonesia), ia dituntut penjara tujuh tahun. Pada malam menjelang sidang esok harinya, perempuan berusia dua puluhan tahun dan baru masuk Islam itu pamit untuk menjalani hukuman yang sudah pasti dijalani berdasar beberapa pengalaman serupa dalam pengadilan di Hong Kong.

Namun, ia tetap meminta doa selamat. Sekalipun belum bisa membaca dengan lancar, saya tuliskan Hasbunallah wanikmal wakil (cukuplah Allah menjadi Penolong kami dan Allah adalah Pelindung Yang Terbaik).

Saya tambahkan juga doa ni’mal maula wani’man nashir (Tuhan Maha Penolong dan Pemberi kemenangan. QS. Al-Anfal 8:40, al-haj 22:78). Ia baca doa itu sepanjang malam sambil menangis karena teringat orangtuanya di Indonesia yang tidak tahu menahu kejadian itu.

Esok harinya, sebuah keajaiban terjadi. Dalam sidang terakhir itu, ia dibebaskan dari semua tuduhan, tapi dalam waktu 48 jam harus meninggalkan Hong Kong. Pengacaranya terheran-heran karena hampir tidak masuk akal. Jaksa penuntut juga bersungut-sungut dengan keputusan hakim.

Subhanallah, Allahu Akbar ,

Kita tidak perlu takut dengan segala tantangan, karena kita telah memiliki kekuatan besar: keimanan, dan senjata ampuh: Hasbunallah wanikmal wakil, ni’mal maula wani’man nashir.

Inilah kehebatan kita sebagai seorang mukmin: tidak cengeng, waswas, gelisah, pesimis menghadapai suatu masalah. Kita baca berulangkali doa itu sambil merenungkan Ke-Mahaperkasaan dan ke Mahakuasaan Allah dalam menolong hamba-Nya.

Kita hadapi semua tantangan dengan penuh iman dan percaya diri, lalu kita serahkan sepenuhnya kepada Allah SWT. Pasrahkan semua masalah Anda kepada Allah sepenuhnya, Allah pasti hadir dan berkata, “Tenanglah, Aku hadir untuk mengambil alih semua masalahmu!.”

Subhanallah , Allahu Akbar

Hasbunallah wa ni’mal wakil = Cukuplah Allah bagi kami, dan Ia sebaik-baik pengurus /pelindung bagi kami .

SUBHANALLAH

Semoga ALLAH senantiasa membimbing kita dalam kesabaran, dan memberikan kita segala pertolongan sehingga setiap persoalan yang kita hadapi selalu mendapatkan naungan dan kemudahan-Nya. Aamiin

(Cantumkan jika ada doa khusus agar kami para jamaah bisa mengaminkannya)

Silahkan Klik Like dan Bagikan di halamanmu agar kamu dan teman-temanmu senantiasa istiqomah dan bisa meningkatkan ketakwaannya kepada ALLAH SWT.

Ya ALLAH...
✔ Muliakanlah orang yang membaca status ini
✔ Entengkanlah kakinya untuk melangkah ke masjid
✔ Lapangkanlah hatinya
✔ Bahagiakanlah keluarganya
✔ Luaskan rezekinya seluas lautan
✔ Mudahkan segala urusannya
✔ Kabulkan cita-citanya
✔ Jauhkan dari segala Musibah
✔ Jauhkan dari segala Penyakit,Fitnah,Prasangka Keji,Berkata Kasar dan Mungkar.
✔ Dan dekatkanlah jodohnya untuk orang yang
membaca dan membagikan status ini.

Aamiin ya Rabbal'alamin

Jumat, 17 Agustus 2012

LEMBARAN BARU

hiasi hidupmu dengan hal-hal yang lebih bermanfaat

indahnya ramadhan

hidayah dibulan yang suci membuat seseorang sadar akan pentingnya tujuan hidup sebenarnya

Kamis, 12 Agustus 2010

Rabu, 12 Mei 2010

pak inami saya sudah punya blog